PT Multi Terminal Indonesia

  Jl. Pulau Payung No.1 Tanjung Priok Jakarta

IPC Logistic Services gelar Lepas Sambut Komisaris dan Direksi

24

Jul

2019

Jakarta, 17 Juli 2019 - Bertempat di lantai 9 auditorium gedung IPC Cabang Tanjung Priok, PT Multi Terminal Indonesia atau IPC Logistic Services melaksanakan acara Lepas Sambut Komisaris dan Direksi. Acara ini merupakan simbolisasi lepas jabatan Suparjo sebagai Direktur Operasi dan Saptono R. Irianto sebagai Komisaris Utama sekaligus dibarengi dengan perkenalan Ogi Rulino sebagai Komisaris Utama, Mulyadi sebagai Direktur Utama, dan David P. Sirait sebagai Direktur Operasi PT MTI.


Hadir pada acara itu Stakeholder dari Instansi Pemerintah (Syahbandar, Polres Pelabuhan Tg Priok, Bea Cukai, Kejari Jakarta Utara) dan Asosiasi (Depalindo, Aptrindo, Kadin Jakut, DPW APBMI, GPEI DKI), Customer dan Mitra Kerja, Kopegmar, juga Anak Perusahaan IPC Group.


Pada kesempatan tersebut, secara berurutan disampaikan sambutan oleh para pejabat yang melaksanakan lepas sambut, diawali sambutan pertama dari Andi Hamdani Direktur Komersial PT MTI mewakili manajemen.


"Sebagai gambaran bahwa pada awal berdirinya, PT MTI bergerak dibidang usaha pengelolaan terminal namun seiring dengan perubahan kebijakan dari pemegang saham maka MTI difokuskan menjadi perusahaan logistik. Dengan adanya perubahan tersebut maka perusahaan harus bisa adaptif dalam menghadapi perubahan, terutama bidang logistik yang kita tahu bahwa karakteristiknya berbeda dengan bidang yang lainnya. Tentunya dengan adanya perubahan positif maka visi perusahaan untuk menjadi perusahaan logistik yang terpercaya bisa tercapai,”.


Suparjo yang kini mendapat amanah sebagai GM IPC Cabang Tanjung Priok dalam kesan dan pesannya mengungkapkan rasa syukurnya karena selama bekerja di PT MTI dirinya diberi nikmat sehat, “Alhamdulillah saya tidak pernah sekalipun tidak masuk kerja selama bertugas di MTI, selalu masuk dan saya suka sekali ke lapangan bahkan sampai tidak kenal waktu,” ungkapnya dalam memberikan sambutan.


"Saya melihat core business MTI berbeda dengan anak perusahaan lain, dan saat ini sedang mengalami trend luar biasa bukan hanya ditingkat nasional tapi internasional yaitu bisnis logistik, saya berharap MTI semakin maju. Bisnis logistik MTI bukan hanya berbicara di Indonesia saja tetapi bisa dikembangkan di-scope dunia internasional,” tambahnya.


Sementara itu Saptono menceritakan tentang pengalamannya selama bekerja di pelabuhan, ketika diberi kesempatan bekerja diberbagai daerah di lingkungan Pelindo ll dirinya selalu mengutamakan bekerja dengan sungguh-sungguh. Selama menjabat sebagai Komisaris Utama MTI diakui bahwa sering kali arahan yang diberikannya disampaikan cukup keras, hal ini dilakukan semata-mata demi kemajuan perusahaan dan untuk perubahan kearah yang lebih baik. Dalam menutup sambutannya tidak lupa beliau meminta maaf kepada semua yang hadir dan pihak yang pernah berinteraksi dalam pelaksanaan tugas baik ketika di MTI maupun dilingkungan Pelabuhan Indonesia II.


"Mari kita berkolaborasi bersama untuk maju bersama agar vision dari perusahaan tercapai dan dapat dinikmati oleh kalangan masyarakat, saya juga ucapkan selamat bekerja pak Ogi Rulino sebagai Komisaris Utama juga untuk Direksi baru PT MTI selamat bertugas, banyak vision yang harus dikejar, program-program yang kurang bisa dilengkapi, dan yang masih kurang baik agar segera diperbaiki,” tambah Saptono.


Dalam kesempatan itu Direktur Utama Mulyadi dan Direktur Operasi David P. Sirait yang merupakan pejabat baru dilingkungan MTI juga menyampaikan ungkapan rasa terima kasih kepada Saptono dan Suparjo atas kontribusi dan dedikasinya selama mengabdi di perusahaan, dan bertekad untuk melanjutkan program yang sudah berjalan baik hingga saat ini juga pengembangan perusahaan agar lebih baik lagi.


Ogi Rulino Komisaris Utama baru PT MTI menutup rangkaian sambutan dengan mengajak para stakeholder dan insan MTI untuk bersama-sama mengembangkan PT MTI untuk mencapai sebagaimana yang diharapkan. Menurutnya bicara bisnis pelabuhan itu ada nilainya, “Karena bisnis pelabuhan tergantung dari cargo yang masuk dan keluar, kalau boleh dibilang bisnis pelabuhan sedang terpojok karena berbagai sebab terkait tarif misalnya harus izin dari pemerintah untuk menaikan tarif sedangkan cost makin lama makin naik untuk itu mau tidak mau kita harus melihat potensi bisnis di luar pelabuhan karena logistik memiliki cakupan sangat luas sekali,” imbuhnya.


Acara diakhiri dengan sesi berfoto bersama dilanjutkan dengan ramah tamah para undangan yang hadir.

Share